====================== TERIMA KASIH SUDAH MAU DATANG KE BLOG SAYA ========================

welcome say "enjoy the content"

Jam Berapa nih ?


Get your own Digital Clock

Follow Me On Twitter !!

Kamis, 04 November 2010

Awas, Jangan Reset Password Facebook!




VIVAnews - Di mana ada gula, di situ ada semut. Pepatah lama ini terbukti berlaku sampai hari ini. Perkembangan jejaring sosial seperti Facebook yang sangat luar biasa membuat ‘semut-semut jahat’ bermunculan sejak pertengahan tahun 2009.

Bredolab atau Pendex, Koobface, dan virus-virus lain silih berganti menyerang pengguna jejaring sosial tersebut. Kini ada yang baru, W32/Oficla.FA yang mirip dengan Bredolab atau Pendex.

Kabar buruknya, walau varian awal sudah terdeteksi oleh antivirus di akhir 2009, virus ini punya kemampuan mengupdate dirinya setiap dideteksi oleh antivirus. Dan setiap kali menginfeksi ia akan mendownload virus baru di situs yang telah disiapkan.

“Banyak fitur yang memudahkan pengguna, salah satu yang umum yaitu ‘Forgot your password?’ yang sangat bermanfaat bagi pengguna yang kehilangan atau lupa password akun mereka,” kata Adi Saputra, pakar keamanan dari Vaksincom, pada katerangannya, 3 Mei 2010.

“Fitur ini disalahgunakan oleh pembuat virus Oficla dengan mengirimkan email tetapi berisi attachment berformat Zip ukuran 48KB untuk me-reset password,” kata Adi. “Jika seperti itu, maka anda harap berhati-hati karena bisa jadi anda telah menjadi sasaran serangan virus Facebook,” ucapnya.

Jika Anda menerima virus ini, kata Adi, bukan cuma scam (email bohong) yang Anda terima, tetapi email mengandung virus yang akan menginstalasikan program jahat dengan isi yang direkayasa sedemikian rupa sehingga sangat meyakinkan.

Adi menyebutkan, akibat yang ditimbulkan virus ini sangat merepotkan. “Bukan hanya password Facebook Anda yang bisa hilang, tetapi dengan menjalankan virus ini, Anda sudah memberikan akses pada semua kredensial (username dan password) di komputer Anda,” kata Adi.

Data kartu kredit dan data keuangan lain yang pernah atau akan Anda gunakan untuk transaksi online, akan jadi milik si pembuat virus.

“Karena itu, salah satu cara yang terbaik untuk terhindar dari virus ini adalah jangan mudah mempercayai apa yang datang di email karena semuanya bisa dipalsukan,” kata Adi. “Jangankan pesan, gambar atau background yang bisa dibuat semirip mungkin dengan situs Facebook, pengirim (from) juga dapat dipalsukan seakan-akan dari administrator Facebook,” ucapnya.

Anda yang menerima email seperti ini, sebaiknya langsung hapus saja untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Bagi yang sudah terlanjur mengklik attachment pada email dari ‘Facebook’ tersebut, salah satu cara pembersihan virus tersebut ada di sini.

Ada baiknya jika Anda terus menerus melakukan update terhadap program antivirus yang Anda miliki.

Rabu, 03 November 2010

Awas, Virus Stuxnet Lokal Beredar Luas!


VIVAnews - Masih ingat dengan Stuxnet alias Winsta? Virus yang sedang populer ini menyebabkan ruang harddisk menjadi penuh, berapapun sisa kapasitas harddisk sehingga Anda  tidak dapat menyimpan file. Kini, ada jenis virus Stuxnet made in lokal yang juga akan mengakibatkan harddisk menjadi penuh, tetapi dengan metode yang berbeda.


“Untuk menghabiskan sisa harddisk, ia akan membuat file virus dalam jumlah mencapai ratusan di setiap folder yang sudah ditentukan,” kata Adang Juhar Taufik, Senior Vaksinis Vaksincom, pada keterangannya, 5 Oktober 2010. “Tetapi ‘untungnya’ virus ini hanya akan menyerang drive master [C:\] saja." 


Untuk mempermudah penyebaran, kata Adang, ia akan memanfaatkan fitur autorun Windows serta menyebar dengan memanfaatkan media USB flash disk dan jaringan (full access). Selain itu ia juga akan menyebar melalui program peer to peer file sharing seperti Kazaa, Morpheus atau program lainnya dengan membuat beberapa file di direktori yang sudah ditentukan.


Adang menyebutkan, dalam upaya penyebaran, virus ini akan menggunakan rekayasa sosial dengan memanfaatkan program kompresi file (WinRAR) dengan ciri-ciri menggunakan ikon WinRAR, ukuran file 60KB, dan ekstensi file *.exe.


“Teknik yang digunakan bukan sekedar mendompleng icon program WinRAR, tetapi lebih dari itu, ia akan mengaktifkan dirinya secara otomatis pada saat user menjalankan program WinRAR atau file yang sudah dikompresi dengan menggunakan WinRAR,” ucap Adang.


Jika pada komputer target tidak terinstal program WinRAR, Adang menyebutkan, ia sudah mempersiapkan metode lain agar dirinya dapat aktif secara otomatis. “Caranya dengan melakukan ‘pengalihan’ pada saat user menjalankan file dengan ekstensi yang sudah ditentukan.”


Untuk mempersulit proses penghapusan, ia akan blok beberapa fitur Windows sepertiSearch, Folder Options dan Run. “Ia juga akan memblokir tools security atau pada saat usermengakses folder dengan nama yang telah ditentukan dengan membaca caption text atau nama dari aplikasi tersebut. Jika user membukanya, ia langsung menutupnya kembali,” kata Adang. “Selain itu ia juga akan memblokir saat user menginstal program/aplikasi dengan membuka aplikasi Notepad."


Tidak cuma itu saja yang akan dilakukan oleh virus ini, ia juga akan menyembunyikan file MS office (MS Word) yang berada di direktori [C:\Documents and Settings\%user%\My Documents] dan membuat file pengganti [berupa file virus] sesuai dengan nama file MS Word.


Untuk membersihkan virus ini dengan optimal, kata Adang, Anda perlu menggunakan antivirus dengan database yang up to date. Dengan update terbaru, antivirus akan mendeteksi virus ini sebagai W32/Suspicious-Gen2.CAHWJ atau Backdoor.Trojan. Langkah-langkah membersihkan virus ini dapat Anda simak di halaman berikut.

Marak Lagi, Virus Pemalsu Shortcut


VIVAnews - Setelah aksi yang dilakukan virus komputer jenis trojan Stuxnet, yang menyerang instalasi nuklir Iran,  muncul worm shortcut baru, bernama lengkap Win32.HLLW.Autoruner.25xxx atau W32/VBNA.Dx.
Worm ini mampu mencuri perhatian sebagian pengguna komputer di Indonesia lewat penyebarannya yang luar biasa.


Adi Saputra, pakar keamanan dari Vaksincom menyebutkan, pihaknya mendapatkan puluhan sample shortcut yang berbeda-beda dari worm tersebut.  “Kejadian ini mirip dengan worm YM (conime/secupdat) dan virus Sality yang juga menyebar cepat dengan varian yang berbeda-beda,” ucap Adi, pada keterangannya, 13 Oktober 2010.
“Dengan teknik yang sama, varian malware menyebar dengan memanfaatkan celah keamanan Windows yaitu MS10-046 (celah keamanan .lnk/shortcut),” ucapnya.


Walaupun pengguna komputer sudah mengupdate antivirus, kata Adi, tetap saja worm tersebut mampu menyerang.


“Sama seperti worm YM (conime/secupdat) dan Stuxnet, metode awal penyebaran worm ini berasal pada link website yang mengandung trojan dan link spam pada e-mail,” kata Adi. “Tetapi setelah komputer pengguna terinfeksi, worm mulai melakukan penyebaran menggunakan media removable drive/disk,” ucapnya.


Selain itu, Adi menyebutkan, dalam jaringan ia akan memanfaatkan file sharing (full) dan mapping drive dengan membuat beberapa file virus dan shortcut.


“Dengan maraknya penyebaran malware dengan varian yang berbeda-beda, terkadang menyulitkan bagi antivirus untuk mendeteksi varian yang sama sehingga dibutuhkan sample dari virus tersebut,” kata Adi. “Tetapi ada pula beberapa antivirus yang memiliki teknologi khusus untuk mengatasi malware tanpa membutuhkan sample,” ucapnya.


Antivirus seperti ini, kata Adi, dapat dengan mudah mendeteksi dan menambahkan sendiri virus sesuai database yang dimiliki tanpa memerlukan update.


Untuk pencegahan, pengguna sebaiknya berhati-hati jika ingin mengklik link di website ataupun yang datang lewat email, dan selalu mengupdate antivirus dan Windows-nya. Adapun langkah-langkah menghilangkan virus tersebut tersedia di alamt berikut.

Kapasitas Kanal GSM Bisa Naik 4x Lipat


VIVAnews - Pengguna perangkat cerdas dalam waktu dekat akan dapat memperoleh pengalaman layanan suara dan data berkualitas tinggi dan konsisten secara bersamaan. Ini dimungkinkan setelah Nokia Siemens Networks memperkenalkan fungsionalitas baru di jaringan GSM.


Disebutkan, fungsionalitas jaringan GSM cerdas itu juga memungkinkan operator mengelola perangkat GSM berjumlah empat kali lebih besar dalam jaringan yang sudah ada.


“Harga yang terus menurun menyebabkan penggunaan telepon cerdas terus meningkat, bahkan di pasar-pasar yang belum beralih ke 3G,” kata Prashant Agnihotri, Head of GSM/EDGE Product Management, Nokia Siemens Networks, pada keterangannya, 3 November 2010.


Untuk itu, kata Agnihotri, adalah hal yang wajar jika pengguna menginginkan konektivitas tanpa putus dan mengharapkan layanan data dan suara berkualitas tinggi ketika mereka berada dalam cakupan GSM.


“Fungsionalitas baru yang kami tawarkan akan memastikan bahwa operator dapat memenuhi kebutuhan ini dalam jaringan GSM mereka tanpa melakukan investasi besar-besaran atau mempengaruhi pengalaman pengguna lain,” klaim Agnihotri.


Sebagai informasi, salah satu alasan utama yang membuat jaringan padat adalah trafik pensinyalan yang dihasilkan oleh perangkat cerdas yang jauh lebih sering terkoneksi secara otomatis ke jaringan.


“Fungsionalitas jaringan GSM cerdas meningkatkan kapasitas kanal pensinyalan sebesar 4 kali lipat. Dengan peningkatan kapasitas ini operator dapat menangani perangkat cerdas yang jumlahnya empat kali lebih banyak dalam satu situs cell,” kata Agnihotri.


Selain itu, fungsionalitas yang disediakan dapat memperbaiki efisiensi jaringan GSM. “Caranya dengan memastikan bahwa kapasitas kanal trafik tidak terbuang percuma karena kepadatan pensinyalan,” ucap Agnihotri. “Jaringan GSM yang lebih cerdas juga memungkinkan pengguna menerima atau memulai panggilan suara ketika koneksi data telah aktif,” ucapnya.


Saat ini, tanpa dukungan penggunaan layanan suara dan data pada saat bersamaan, panggilan suara masuk akan dialihkan ke voicemail ketika koneksi data sedang aktif, misalnya ketika handset tengah mengunduh email. “Hal ini umumnya membuat pengguna layanan bergerak merasa frustrasi,” kata Agnihotri.


Fungsionalitas baru tersebut dapat diperkenalkan dalam jaringan radio Nokia Siemens Networks melalui upgrade software sederhana dan telah siap diimplementasikan.

Awas, Video Seks Lindsay Lohan di Facebook


VIVAnews - Setelah video seputar kentang McDonalds yang memakan korban cukup banyak, khususnya para Facebooker yang gemar memperhatikan kesehatan badan (raga), kini para pengeksploitasi celah keamanan kembali mengincar pengguna Facebook.


Kalau sebelumnya yang disasar adalah mereka yang peduli dengan kesehatan raga, kini kini korban yang di incar sekarang adalah mereka yang perhatian dengan film dewasa (porno). Tidak tanggung-tanggung, pesohor yang dimanfaatkan adalah Lindsay Lohan yang terkenal nyeleneh.


“Metode yang dipakai sama persis dengan video McDonalds,” kata Alfons Tanujaya, Antivirus Specialist Vaksincom, pada keterangannya, 2 November 2010. “Hanya saja, kalau video McDonalds bisa di tonton oleh siapapun, video ini tidak boleh dilihat oleh anak di bawah umur,” ucapnya.


Metode penyebarannya, kata Alfons, pelaku mengirimkan Event Invitation yang datang dengan berbagai macam judul seperti Lindsey Having Sex with HOT Girl, This is Lindsey Lohan's Leaked Celebrity Sex Tape, Lindsay Lohan Having a THREEWAY on Camera, dan lain-lain.


“Sama dengan eksploitasi menggunakan tema McDonalds, mengklik event [Yes] [No] atau [Maybe] tidak akan mengakibatkan Anda menjadi korban eksploitasi,” kata Alfons. “Anda ‘hanya’ akan menyetorkan nama kontak Anda di dalam daftar aplikasi,” ucapnya.


Hebatnya, kata Alfons, malah banyak pengguna Facebook yang menyukai aplikasi jahat ini, entah sadar atau tidak sadar, dengan mengklik "like".


“Pembuat aplikasi jahat ini cerdik. Kalau dengan video McDonalds mereka cuma dapat korban sedikit, dengan umpan ‘Lindsay Lohan’ mereka mengincar lebih banyak,” kata Alfons. “Jangankan dengan judul provokatif, judul "Don't Click" saja kadang malah memancing untuk klik,” ucapnya.


Alfons menyebutkan, berapapun Event Invitation yang dikirimkan, jika Anda tidak pernah memberikan izin [Allow] pada aplikasi Facebook yang jahat itu, akun Facebook Anda akan selalu aman dan tidak akan menjadi korban eksploitasi.


“Karena itu, saran kami, jangan pernah mengklik [Allow] terhadap aplikasi Facebook yang Anda tidak ketahui,” kata Alfons. “Kalau Anda ragu terhadap satu aplikasi, sebaiknya jangan di [Allow],” ucapnya.


Jika Anda terlanjur menjadi korban, sama seperti eksploitasi McDonalds, cara mengatasi aplikasi yang mengeksploitasi adalah dengan menghapus aplikasi tersebut. Detail langkah-langkah menghapuskan “virus” tersebut dapat disimak di halaman berikut.

Polri: Jangan Kerjasama dengan Polisi Korup


VIVAnews - Kepala Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Inspektur Jenderal Nanan Sukarna meminta masyarakat tidak bekerja sama dengan polisi korup. Dia meminta masyarakat ikut mendukung kepolisian dalam membangun pelayanan publik yang baik.

Hal ini diungkapkan Nanan terkait hasil survei indeks integritas Pelayanan Publik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai unit layanan dengan indeks integritas paling rendah.

"Masih ada kerja sama yang negatif antara pengguna layanan yang ingin mendapatkan SIM dan SKCK dengan memberikan gratifikasi," kata Nanan usai bertemu dengan Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa 2 November 2010.

Hasil survei integritas publik tahun 2010 oleh KPK menunjukkan, unit layanan SIM dan SKCK Kepolisian di 22 kota tercatat memperoleh indeks sebesar 4,60. Menurut Nanan, rendahnya indeks integritas dalam layanan SIM dan SKCK tak semata-mata disebabkan oleh kepolisian.

"Kami ingin masyarakat tidak bekerja sama dengan polisi korup dan brengsek itu. Mari sama-sama cegah pemberian sesuatu dalam pengurusan SIM dan SKCK," tegasnya.

Dia juga meminta masyarakat sebagai pengguna pelayanan kepolisian mematuhi peraturan yang berlaku. Apabila ada permintaan uang atau imbalan dari oknum kepolisian, masyarakat diminta untuk melapor.

"Ke polres, ke polda atau bahkan ke Irwasum. Kami bertekad untuk bersama-sama KPK mengatasi masalah ini. Ini kan masih di ranah pencegahan. Tapi kalau pencegahan tidak mungkin, maka ditindak saja oleh KPK," kata Nanan.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini juga menyampaikan terima kasih kepada KPK yang telah membuat survei terhadap pelayanan kepolisian. Dengan hasil survei itu kepolisian akan segera membenahi institusinya, terutama yang langsung bersinggungan dengan masyarakat.

"Ini dalam rangka perbaikan kepolisian. Kami akan menindaklanjuti semua rekomendasi KPK. Sehingga nanti tidak akan terulang lagi gratifikasi semacam itu," ucapnya.

Sementara, Jasin menyatakan, dari hasil pertemuan ini diharapkan kepolisian dapat meningkatkan integritas terutama di dua layanan SIM dan SKCK di Jakarta dan 22 wilayah lainnya.

"Ini merupakan PR bersama Kepolisian dan KPK maupun KPK dengan jajaran instansi lainnya yang disurvei," kata Jasin.

Survei KPK yang berlangsung pada April-Agustus 2010 ini dilakukan terhadap 353 unit layanan yang tersebar di 23 instansi pusat, enam instansi vertikal dan 22 pemerintah kota. 

JUAL PLATINUM

Dijual : Satu batang Platinum jm Assayers & Refiners AZL 18 London seberat 32 ounces PF.57182.Ada yang berminat hubungi ane ya gan, harga bisa nego.

Contac via e-mail or YM: armhan_shy@yahoo.com